Jari dan Jempol Tangan Digoyang….(BlackBerry bold VS iPhone 3G)

storm_index_photo

INGAT tiga tahun lalu ketika untuk pertamakalinya Nokia meluncurkan seri E90? Handset ini kemudian dibeli pemakai pertama seharga Rp19,5 juta. Sekarang harganya di pasar tinggal Rp7,5 juta. Tahun lalu ketika BlackBerry Bold diluncurkan ribuan orang antri untuk mendapatkannya. Handheld besutan Reserach in Motion (RIM) Kanada itu benar-benar langka di pasar.

Seorang teman di operator selular kemudian memberikannya satu unit untuk saya pakai. Masih ingat waktu itu harganya Rp8,5 juta di pasaran. Tentu saja handheld yang diberikannya sudah dibundling dengan paket BlackBerry service seharga Rp160 ribu sebulan.

Hingga saat ini di pasaran Medan kita akan sedikit sulit menemukan BlackBerry Bold. Di Medan sebenarnya ada banyak varian yang beredar. Curve 8310, curve 8320, BB Javelin seri 8900 kemudian Bold seri 9000. Di atasnya masih ada Strom (layar sentuh).

Sejak menggunakan BB jari tangan memang dilatih untuk menekan tombol, akses email yang begitu gampang hingga BlackBerry Messanger (BBM) yang tak terpasang di handset lain. Di samping itu, aplikasi gratisan juga sudah terikut saat pengguna menggunakan BB. Misalnya FaceBook, Yahoo Messanger, Windows Live Messanger, serta berbagai aplikasi gratisan.

Sampai saat ini, menurut seorang penjual handset di Sun Plaza, omset salah satu merek handphone drop sampai 30 persen sejak kedatangan BlackBerry. Baru sekitar setahun, kini berkat operator selular berbedera merah, Indonesia dan Medan kedatangan satu lagi handheld yang mirip dengan BlackBerry. Namanya iPhone 3G berkapasitas 8 gyga dan 16 gyga. Ini baru buatan Amerika yang sudah tenar. Saat produsen lain menggunakan nama Acer, SonyEriccson, Nokia, Sony, Hewlett Packard, BlackBerry bagi merek-merek andalanya untuk laptop dan handphone, maka produsen Amerika itu menggunakan nama buah untuk produknya yaitu “Apple”

Berkat bantuan seorang teman di operator bersangkutan saya kembali punya kesempatan mencoba alat komunikasi yang menghebohkan itu. Apalagi launchingnya digelar di JW Marriot Medan. Kehadiran iPhone ini pun mirip BB. Antriannya mencapai ribuan orang se-Indonesia. Kita tak tahu ini apakah krisis finansial benar-benar menghenyakkan Indonesia tapi yang pasti daya beli untuk handheld baru masih begitu tinggi ditandai ribuan antrian.

Lalu apa efek yang ditimbulkan BB dan iPhone? Satu yang pasti para penggunanya kini lebih sering menggoyangkan jari dan jempol di handheld tanpa mau peduli dengan orang lain. Gejala “autis” (tak peduli dengan orang lain) pun merebak. Malah kemacatan lalu lintas tak lagi membosankan karena ditemani BlackBerry atau iPhone. Saat berkendaraan harapannya malah lampu merah, bukan lampu hijau.

Karena sudah berkesempatan menggunakan keduanya kira-kira apa perbedaannya? Mari kita belah sedikit. Jika dilihat dari tampilan fisik iPhone lebih berkelas. Apalagi dengan harga sekira Rp12,5 jutaan. Layar nya touch screen, tipis, berkelas dan fashionable. Bandingkan dengan BB seperti Bold yang kelihatan masih bongsor, lebar dan agak tebal. Yang lebih tipis dan feminim malah BB Javelin tapi belum bisa beroperasi di jaringan 3G.

Itu bodi. Lalu soal penggunaan. Cara menggoyang tangan dan jempol sepertinya lebih praktis di BB. Dengan keypad QWERTY setiap pijitan begitu bermakna. Sementara iPhone karena layar sentuh yang tombolnya juga QWERTY tidak pantas bagi pengguna yang memiliki jari dan jempol berukuran besar.

Kesalahan saat mengetik teks (SMS), apalagi membuat note sering terjadi. Layarnya sangat sensitif. Kita sentuh sedikit sudah langsung bereaksi. Di BlackBerry kita harus sering-sering memijit tombol BB untuk berpindah aplikasi.

Sementara di iPhone cukup tekan dengan jari atau geser kan saja. Simpel memang, tapi kesalahan mengetik kerap terjadi. Ketika kita mengetik: “lagi apa mi…” maka yang tertulis sering: “lagi apa mo…” karena besarnya jari sehingga yang tertekan huruf ‘o’ persis di dekat huruf ‘i’.

Kekuatan battery juga sangat berbeda. Di BB, battery bisa dilepas, bisa diganti tapi di iPhone battery sudah terpasang dan tak bisa diganggu gugat. Andai battery rusak sepertinya kasusnya sama dengan terpaksa mengganti iPhone. Soal ketahanan battery BB Bold yang saya pakai masih lebih tahan lama dibanding iPhone. Perbandingannya battery BB bisa tahan sampai 12 jam dengan muatan aplikasi yang terus standby seperti YM, FaceBook, email setiap hari yang mencapai 150-an, SMS dan bicara.

Untuk iPhone, saya terpaksa mengisi ulang dua kali sehari. Siang dan malam. Dengan pemakaian sama dengan BB Bold. Hanya saja kapasitas SMS dan bicara via iPhone lebih lama karena merupakan nomor utama. Untuk BB Bold charger sama dengan handheld lain. Tapi iPhone bisa langsung dicas juga melalui laptop atau PC karena kabel data berfungsi sekaligus buat charger.

Tampilan fisik sepertinya cukup seperti itu gambarannya. Lalu bagaimana dengan aplikasi? Kita bicara SMS dulu. Di iPhone kesulitannya kita tidak bisa memforward SMS, copy SMS juga resend. Jadi kalau mau kirim lagi yang ketik ulang lagi. Di BB masih bisa. Kemudian iPhone tidak seperti BB yang sudah dilengkapi BlackBerry Messanger (BBM).

BBM merupakan aplikasi yang tertanam di BB persis sama dengan chatting atau YM. Namun tiap kali kita BBM tak perlu membayar apa pun. Mau mengirim berita atau berisi pengumuman sekalipun via BBM tak dikutif biaya. Sebab RIM menyediakan itu di perangkatnya.

Untuk aplikasi FaceBook, YM, windows live messanger, serta beberapa fasilias komunikasi termasuk browser sudah terpasang di BB. Di iPhone kita masih harus menginstallnya. Hampir sama dengan menambah aplikasi di PC atau laptop. Untung kita bisa mendapatkan aplikasi-aplikasi itu di iPhone secara gratis karena sudah ada kerjasama dengan iStore. Kalau tidak disiapkan semua aplikasi itu merupakan aplikasi berbayar. iPhone menyediakan ribuan aplikasi, video, musik, film You Tube, yang bisa diunduh setiap hari. Ada gratis dan ada juga yang bayar via kartu kredit.

Begitupun kalau tak punya kartu kredit kita bisa mencari-cari aplikasi gratisan di iPhone. Jadi semua diinstal dulu ke iPhone kemudian bisa jalan. Untuk BB pun ada juga aplikasi gratisan yang banyak tersedia tapi kita harus cari sendiri kemudian instal. Di iPhone sudah tersedia yang free tinggal sentuh saja akan terinstall. Artinya menambah aplikasi untuk BB perlu sedikit menghabiskan waktu.

Tapi itu tidak lagi masalah karena para pengguna BB di Medan sekarang punya komunitas yang bisa saling bertukar aplikasi. Lalu bagaimana dengan email? Ini yang sedikit berbeda. Di BB kita bisa punya account aktif sampai 10. Dan masuknya email persis sama dengan masuknya SMS. Di iPhone kita masih harus repot membuka tanda mail lalu klik untuk masuk ke inbox. Lalu saat membuka aplikasi di BB, pengguna bisa langsung pindah ke aplikasi lain hanya dengan menekan tombol BB. Sementara di iPhone aplikasi yang aktif hanya bisa satu saja.

Untuk hasil jepretan di BB dengan iPhone juga berbeda. Di BB, hasil jepretan foto bisa langsung dikirim melalui BBM, langsung ke email atau juga ke FaceBook. Tapi di iPhone, hasil foto hanya bisa digunakan untuk wallpaper atau dikirim via email tak bisa ditag langsung ke FB.

Di iPhone yang membuat banyak mata begitu mengidolakannya karena fungsi entertainmentnya benar-benar jalan. Film, musik dan games bisa berganti setiap hari dan itu tadi ada pilihan yang free. Sehingga para penggunanya benar-benar keasyikan menggoyang kan jari dan jempol-nya…

Mau ikut jari dan jempol tangan digoyang???? Harganya masih terlalu mahal. Itu dulu hasil drive test BB Bold vs iPhone 16 gyga…Ada satu yang paling penting untuk mengoperasikan BB dan iPhone. Yaitu jaringan. Mau dimana pun memakainya kalau jaringan yang tersedia hanya GSM maka BB dan iPhone tak akan bisa jalan. Kedua perangkat ini baru bisa jalan di jaringan GPRS.

Kalau ada malah EDGE. Tapi untuk maksimal tentu saja harus di 3G sehingga download dan browsing benar-benar sangat cepat…Ada yang mau menambahkan???

author : Armin Rahmansyah Nasution (My Friend at Facebook)

Iklan

9 comments on “Jari dan Jempol Tangan Digoyang….(BlackBerry bold VS iPhone 3G)

  1. Trima ksh atas commentnya jika anda punya saran mengenai info apa yg sbaiknya saya tulis di blog ini. Silahkan tinggalkan comment

  2. @ bu Ratna : Ahh bisa aja … itulah gunanya belajar. Kita semua masih belajar dan terus belajar hingga titik darah penghabisan. Uhm… Lagian ini kan karya bang Armin yang ganteng itu loh, dialah yang bisa dikatakan smart. Ini semua sebagai kenang2an dan sekaligus melestarikan karya tulis Putra Medan. (Jaya selalu buat bang Armin)
    **wish mode is on**

  3. eh saya mau tanya , cara mengisi aplikasi untuk blackberry 8900 gimana y soalnya udah dicoba tp selalu gagal tuk bold dan 83xx bisa tp klo javelin kok g bisa y padahal saya dah download aplikasi khusus buat javelin lewat desktop manager . tolong bagi yang tau

  4. Thanks for the marvelous posting! I seriously enjoyed reading
    it, you’re a great author. I will remember to bookmark your blog and may come back very soon. I want to encourage yourself to continue your great job, have a nice morning!

  5. I will immediately grasp your rss as I can not find your email subscription link or newsletter service.
    Do you’ve any? Kindly allow me recognise in order that I could subscribe. Thanks.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s